Puisi

Arti Cinta dan Sayang

December 25, 2019

Sepertinya kita butuh lebih banyak jarak dan juga dinding-dinding pemisah.
Setidaknya, biar kita tahu arti dari sepi itu apa. Ketika segalanya menepi, cuma sepi. Yang sudi mampir dan mengisi relung kosong itu.
Mungkin saat itu kita akan mengerti, arti rindu yang memburu. Arti rindu yang menggebu. Arti rindu yang sendu.
Biar sebentar, kita merenung. Bahwa arti hadirnya berharga. Kepeduliannya bukan sekadar canda gurau atau basa basi. Ya, karena dia memang betul betul peduli.
Kadang, kita terlalu sombong. Merasa tidak butuh dia untuk menjadi tempat bersandar ketika datang sebuah masalah. Atau bisa jadi kita lupa diri, merasa bisa berdiri di atas kaki sendiri. Padahal sejatinya, kita yang sengaja menutup diri. Menutup mata dan mengabaikan banyak pengorbanan yang telah dilakukannya untuk mendukung kita. Dan kita masih tidak mau tahu, berpura-pura tidak butuh. Bisa saja, sebenarnya tanpa dia kita hampa. Bukan apa apa. Karena kita tidak punya tetap bersandar sekokoh dia lagi ketika nanti dia memutuskan pergi. Jika pun dia masih bersedia tinggal, kekuatannya sudah menghilang. Bahkan, dia enggan memberi seluruh kekuatannya lagi untuk mendukung kita. Karena setiap kekuatan punya batasnya masing masing.
Sekarang, ketika kita masih bisa melihat kekuatan dan semangat itu di matanya waktu mendekap tubuh kita begitu hangat, jangan biarkan dia berubah menjadi dingin. Apalagi jika sampai membiarkannya pergi.
Bisa dipastikan, sewaktu kita menyadari arti kehadirannya yang teramat berharga kita akan menyesali hingga meski sudah menangis selama berhari hari, dia tetap tidak akan kembali.
Mencintaimu dan peduli pada diri sendiri memang lebih penting dari segalanya. Tapi, jika kita mencintai dan peduli kepada dia yang mencintai dan peduli kita dengan tulus bahkan itu lebih baik.
Itulah bagaimana cinta memberi dan menerima tanpa imbalan.

Gambar Puisi Arti Cinta dan Sayang
Gambar Puisi Arti Cinta dan Sayang
loading...

No Comments

Leave a Reply